Ketika Hilangnya Makna Bahagia
dari mulai tumbuhan yang bermanfaat dan juga hewan yang bermafaat mereka tumbuh bahagia dan hidup saling melengkapi...
dahulu kita saling melengkapi satu sama lainnya,tetapi.... lambat laun kita saling egois antara satu dan lainnya........
beranjak dari kecil masuklah aku dalam fase anak-anak,dimana aku memulai hidup baru,ingkungan baru dan juga orang-orang yang baru.....
disana aku belajar menuntut ilmu sebaik mungkin,akan tetapi..... ketika di akhir pejuangan ku mencari/menggali ilmu dan bakat ku....
aku kehiangan seseorang yang amat penting bagi hidup ku dan keluarga ku......
siapa lagi kalau bukan pahlawan keluarga ku siapa lagi kalau bukan patriot rumah ku dan siapa lagi kalau bukan pelindung bagi hidup keluarga ku.....
ya siapa lagi kalau bukan Ayah ku
ayah ku pergi bertemu dengan sang pencipta,dia di jemput terlebih dahulu dan meninggalkan kami yang ada di rumah...
aku pun merasa stress aku bingung, bagaikan bunga yang kehilangan inti sarinya...
lalu aku pun pergi meninggalkan rumah lama ku untuk menuntu ilmu yang lebih dalam lagi karna itu permintaan ayah ku dulu....
dan beberapa lama kemudian aku pun sampai di sebuah desa yang amat sangat tenang tentarm dan damai.
No comments :
Post a Comment